Ketimpangan Akses Pendidikan di SDN 112/VI Rantau Kermas Kecamatan Jangkat Kabupaten Merangin: Tantangan dan Solusi

Penulis

ledia misnawati ( a:1:{s:2:"en";s:37:"universitas muhammadiyah muara bungo ";} )

DOI:

https://doi.org/10.52060/jpvs.v4i2.4128

Abstrak

Pendidikan adalah salah satu pilar utama dalam pembangunan sosial dan ekonomi suatu bangsa, berfungsi sebagai alat untuk memberdayakan individu dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Di Indonesia, meskipun telah ada berbagai upaya dari pemerintah untuk meningkatkan akses pendidikan, ketimpangan dalam akses pendidikan tetap menjadi masalah yang signifikan, terutama di daerah terpencil. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis ketimpangan akses pendidikan di SDN 112/VI Rantau Kermas, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, dengan fokus pada tantangan-tantangan yang dihadapi oleh siswa dan sekolah. Melalui pendekatan kualitatif dan analisis data sekunder, penelitian ini mengidentifikasi beberapa faktor penyebab ketimpangan akses pendidikan, termasuk infrastruktur yang tidak memadai, keterbatasan sumber daya manusia, faktor ekonomi yang membebani keluarga, jarak dan aksesibilitas yang sulit, serta keterbatasan teknologi informasi. Penelitian ini juga mengeksplorasi dampak dari ketimpangan ini terhadap partisipasi siswa dalam pendidikan formal serta implikasinya terhadap perkembangan sosial dan ekonomi masyarakat setempat. Selain itu, artikel ini menawarkan solusi-solusi strategis yang dapat diterapkan untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di SDN 112/VI Rantau Kermas. Solusi tersebut mencakup pembangunan infrastruktur pendidikan yang layak, pelatihan profesional bagi guru, pemberian bantuan ekonomi kepada keluarga kurang mampu, pemanfaatan teknologi pendidikan, serta program mentoring antara sekolah-sekolah di kota besar dengan daerah terpencil. Dengan demikian, artikel ini tidak hanya memberikan gambaran menyeluruh tentang tantangan yang dihadapi dalam sektor pendidikan di daerah terpencil tetapi juga menyajikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak di Rantau Kermas.

Referensi

Ciputra. (2019). Quantum Leap: Entrepreneurship mengubah masa depan bangsa dan masa depan anda. Elex Media Komputindo.

Fathurrohman, A. (2023). Model integrasi pendidikan kewirausahaan dalam kurikulum sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 7(2), 112-124.

Hakim, R., & Pratiwi, S. (2022). Pentingnya refleksi dalam pembelajaran kewirausahaan di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Kewirausahaan, 5(1), 45-58.

Hamdani, M. (2022). Pengaruh ketersediaan sarana dan prasarana terhadap keberhasilan pendidikan kewirausahaan di sekolah dasar. Jurnal Manajemen Pendidikan, 8(3), 210-225.

Hendri, Z., & Murtini, W. (2023). Peran Market Day dalam mengembangkan karakter wirausaha siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis, 10(2), 156-168.

Hidayat, T., & Suryana, D. (2024). Strategi diversifikasi produk dalam program kewirausahaan sekolah dasar. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, 12(1), 45-57.

Kurniawan, D., & Hermawan, R. (2023). Model kemitraan sekolah dengan UMKM dalam mengembangkan pendidikan kewirausahaan. Jurnal Manajemen Pendidikan, 9(1), 67-80.

Mulyani, E. (2024). Pengembangan nilai-nilai kewirausahaan melalui program Market Day di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 11(1), 34-47.

Novita, R., & Wijaya, T. (2023). Peningkatan literasi keuangan siswa sekolah dasar melalui pendidikan kewirausahaan. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 10(2), 145-157.

Nurseto, T. (2023). Pendidikan kewirausahaan sebagai strategi pengentasan pengangguran di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, 11(1), 23-35.

Permana, R., & Sulistyowati, P. (2023). Integrasi pendidikan kewirausahaan dan pendidikan lingkungan hidup di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(2), 134-146.

Pratama, I., & Mulyadi, A. (2024). Pemanfaatan teknologi digital dalam pendidikan kewirausahaan di era Society 5.0. Jurnal Teknologi Pendidikan, 12(1), 78-90.

Pratiwi, L., & Santoso, B. (2023). Pemanfaatan limbah plastik sebagai media pembelajaran kewirausahaan di sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan, 8(1), 56-68.

Purwanto, A., & Saputra, N. (2023). Peran orang tua dalam mendukung pendidikan kewirausahaan di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Keluarga, 7(2), 89-102.

Rahman, A., Wibowo, S., & Nurhayati, L. (2022). Hubungan antara pendidikan kewirausahaan dengan pengembangan kepercayaan diri siswa sekolah dasar. Jurnal Psikologi Pendidikan, 6(2), 112-125.

Rahayu, S., & Susanto, H. (2024). Pengembangan kemandirian dan tanggung jawab siswa melalui program kewirausahaan di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(1), 34-46.

Rahmawati, F., & Hidayati, N. (2022). Program Market Day sebagai sarana pengembangan jiwa kewirausahaan siswa sekolah dasar. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, 9(1), 45-57.

Sani, R., & Kurniawan, A. (2024). Pembelajaran berbasis proyek dalam pendidikan kewirausahaan di sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 11(1), 23-35.

Sulistyowati, E., & Pratiwi, T. (2022). Penerapan experiential learning dalam pendidikan kewirausahaan di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 8(2), 123-135.

Suprihatin, S. (2022). Panduan pelaksanaan program kewirausahaan di sekolah dasar. Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, 5(1), 23-35.

Suherman, A. (2022). Pendidikan kewirausahaan: Teori dan praktik. Raja Grafindo Persada.

Wardani, L. K., Suharto, T., & Rahmatika, F. (2023). Peran tim pengembang sekolah dalam mengembangkan program kewirausahaan. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(1), 78-90.

Wibowo, A. (2021). Pendidikan kewirausahaan: Konsep dan strategi implementasi. Pustaka Pelajar.

Widodo, S., & Nugroho, M. A. (2023). Pengembangan kemampuan kerjasama tim melalui pendidikan kewirausahaan. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(2), 145-157.


Keywords  :  
Kata Kunci: Akses Pendidikan, Ketimpangan, Sekolah Dasar
Galleys  :  
Diterbitkan  :  
2026-03-29
Terbitan  :  

Cara Mengutip

Ketimpangan Akses Pendidikan di SDN 112/VI Rantau Kermas Kecamatan Jangkat Kabupaten Merangin: Tantangan dan Solusi. (2026). Jurnal Pendidikan Vokasi Dan Seni, 4(2), 37-50. https://doi.org/10.52060/jpvs.v4i2.4128