A Review of Teaching Factory Implementation Strategies within Culinary Vocational Education
DOI:
https://doi.org/10.52060/jpvs.v4i2.3984Abstrak
Teaching Factory (TeFa) merupakan model pembelajaran berbasis industri yang dirancang untuk menyelaraskan dunia pendidikan vokasi dengan dinamika kebutuhan lapangan kerja. Pada pendidikan vokasional seni kuliner, TeFa sangat krusial untuk mengasah kompetensi mahasiswa melalui pengalaman belajar autentik yang mereplikasi lingkungan kerja profesional. Penelitian ini mengkaji konsep, pola implementasi, manfaat, serta berbagai kendala dalam penerapan TeFa di bidang seni kuliner melalui pendekatan studi pustaka. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan dari berbagai buku, artikel jurnal, dan dokumen kebijakan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa TeFa efektif meningkatkan kesiapan kerja dan keterampilan teknis maupun non-teknis mahasiswa. Meski demikian, keterbatasan sarana prasarana, kurikulum yang belum sinkron, serta rendahnya keterlibatan industri masih menjadi hambatan utama dalam pelaksanaannya. Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi rujukan konseptual dalam optimalisasi pembelajaran berbasis produksi di jenjang vokasi kuliner.
Referensi
Billet, S. (2011). Vocational education: Purposes, traditions and prospects. Springer.
Chryssolouris, G., Mavrikios, D., & Rentzos, L. (2016). The teaching factory: A manufacturing education paradigm. Procedia CIRP, 57, 44–48. https://doi.org/10.1016/j.procir.2016.11.009
Gessler, M. (2017). The lack of collaboration between companies and schools in the German dual apprenticeship system. Journal of Vocational Education & Training, 69(4), 547–564. https://doi.org/10.1080/13636820.2017.1394356
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. Sage Publications.
Mourtzis, D., Vlachou, E., & Dimitrakopoulos, G. (2018). Cyber-physical systems and education 4.0 – The teaching factory approach. Procedia Manufacturing, 23, 129–134. https://doi.org/10.1016/j.promfg.2018.04.005
OECD. (2010). Learning for jobs. OECD Publishing.
Rentzos, L., Doukas, M., Mavrikios, D., Mourtzis, D., & Chryssolouris, G. (2014). Integrating manufacturing education with industry: The teaching factory paradigm. Procedia CIRP, 17, 189–194. https://doi.org/10.1016/j.procir.2014.01.126
Sudira, P. (2016). TVET abad XXI: Filosofi, teori, konsep, dan strategi pembelajaran vokasional. UNY Press.
Widiyanti, L., & Wibawa, B. (2021). Implementasi teaching factory dalam meningkatkan kompetensi peserta didik. Jurnal Pendidikan Vokasi, 11(2), 120–130.
Winangun, I. M. A. (2017). Teaching factory sebagai model pembelajaran berbasis industri. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 23(3), 250–260.
| Keywords | : |
Kata Kunci:
Teaching Factory, Pendidikan Vokasional, Seni Kuliner, Pembelajaran berbasis Industri, kajian literatur
|
| Galleys | : | |
| Diterbitkan | : |
2026-03-29
|
| Terbitan | : |
Bagian
Articles
|
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pendidikan Vokasi dan Seni

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


.png)

