POSISI MATA PELAJARAN IPA DAN IPS DALAM KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.52060/pgsd.v6i1.1190Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan posisi mata pelajaran IPA dan IPS dalam Kurikulum Merdeka. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SDN 04 Sukanegla Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut mulai bulan Desember 2022 sampai Januari 2023. Proses pengambilan data dilakukan melalui observasi dan wawancara dan diolah melalui teknik triangulasi, pengumpulan data, reduksi data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menjelaskan bahwa posisi mata pelajaran IPA dan IPS disatukan dengan tujuan untuk memicu anak mengelola lingkungan alam dan sosial dalam satu kesatuan, mengingat anak usia sekolah dasar berada pada fase operasi konkrit sehingga harus diberikan stimulus agar berkembang kemampuan kognitifnya. Mata pelajaran IPAS di kelas III-V sebanyak 180 jam per tahun dengan alokasi waktu untuk proyek sebesar 36 jam pertahun, dan kelas VI memiliki 160 jam pertahun dengan alokasi waktu untuk proyek sebesar 32 jam. Posisi mata pelajaran IPAS di tingkat sekolah dasar disatu sisi memiliki dampak positif karena meringankan kinerja guru dan peserta didik dalam memetakan dan mempelajari materi pelajaran, IPA disimpan di semester ganjil dan IPS di semester genap. IPAS disatukan agar difahami secara komprehensif dan dapat dipelajari seperti biasa, tidak ada pengurangan materi dan tidak mengurangi esensi dari kedua mata pelajaran tersebut.
Referensi
| Keywords | : |
Kata Kunci:
Science and Social Studies Subjects, IPAS, Kurikulum Merdeka, Elementary School Students
|
| Galleys | : | |
| Diterbitkan | : |
2023-10-03
|
| Terbitan | : |
Bagian
Articles
|



311.png)


_SCCC1.png)
.png)
