Kemandirian Belajar Mahasiswa dengan GeoGebra di Perguruan Tinggi: Systematic Literature Review Tahun 2019–2025
DOI:
https://doi.org/10.52060/snkp.v4i1.4489Abstrak
Kemandirian belajar (self-regulated learning/SRL) merupakan kompetensi kritis mahasiswa di perguruan tinggi abad ke-21. Meskipun sudah banyak penelitian individual yang mengkaji efektivitas GeoGebra dalam konteks pendidikan matematika, belum terdapat sintesis sistematis yang secara khusus merangkum dampak GeoGebra terhadap kemandirian belajar mahasiswa di perguruan tinggi pada rentang waktu 2019–2025. Penelitian ini bertujuan untuk mereview secara sistematis literatur yang mengkaji penggunaan GeoGebra dalam upaya peningkatan kemandirian belajar mahasiswa di perguruan tinggi pada rentang tahun 2019–2025. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti protokol PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan pada basis data Scopus, Google Scholar, ERIC, dan SINTA menggunakan kombinasi kata kunci terstruktur. Proses seleksi artikel berjalan melalui empat tahap PRISMA: identifikasi (215 artikel dari 4 basis data), skrining judul dan abstrak (178 artikel unik → 67 artikel relevan), penilaian kelayakan teks lengkap (31 artikel), dan inklusi final setelah penilaian kualitas metodologis (20 artikel). Hasil analisis menunjukkan: (1) GeoGebra secara konsisten efektif meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa, khususnya pada dimensi self-efficacy matematis (75% artikel), regulasi kognitif (65%), dan motivasi intrinsik (60%); (2) integrasi dengan Problem Based Learning (PBL), inkuiri terbimbing, dan flipped classroom menghasilkan dampak paling optimal; (3) kalkulus, geometri, dan aljabar linier mendominasi topik penelitian; (4) effect size dilaporkan berkisar dari sedang (d = 0,50–0,79) hingga besar (d ≥ 0,80); serta (5) tantangan utama mencakup kompetensi digital dosen dan keterbatasan infrastruktur teknologi. GeoGebra terbukti efektif meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa perguruan tinggi, terutama pada dimensi self-efficacy matematis, regulasi kognitif, dan motivasi intrinsik, khususnya ketika diintegrasikan dengan model pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa seperti PBL dan inkuiri terbimbing. Implikasi praktis mencakup pentingnya merancang aktivitas GeoGebra yang menempatkan mahasiswa sebagai agen belajar aktif dan perlunya pelatihan GeoGebra sistematis bagi dosen.
Referensi
Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman and Company.
Bogomolny, M. (2020). The use of dynamic geometry software to foster self-regulated learning in undergraduate mathematics. Journal of Computers in Mathematics and Science Teaching, 39(2), 121–145.
Dikovic, L. (2021). Implementing dynamic mathematics resources with GeoGebra at the college level. International Journal of Emerging Technologies in Learning, 16(4), 78–96.
Farhan, M., & Retnawati, H. (2021). Pengaruh inkuiri terbimbing berbantuan GeoGebra terhadap kemandirian belajar dan kemampuan penalaran matematis mahasiswa. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 8(1), 45–60.
Fitrianna, A. Y., Rohaeti, E. E., & Maya, R. (2022). Flipped classroom berbantuan GeoGebra untuk meningkatkan kemandirian belajar kalkulus mahasiswa teknik. JNPM: Jurnal Nasional Pendidikan Matematika, 6(2), 210–225.
Hadi, W., & Faradillah, A. (2022). Implementation of GeoGebra online based on guided inquiry to increase problem solving ability and student learning independence. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 11(2), 882–890. https://doi.org/10.24127/ajpm.v11i2.5000
Hohenwarter, M., & Jones, K. (2007). Ways of linking geometry and algebra: The case of GeoGebra. Proceedings of the British Society for Research into Learning Mathematics, 27(3), 126–131.
Kholid, M. N., Pradana, L. N., Maharani, S., & Swastika, A. (2022). GeoGebra in Project-based Learning (Geo-PjBL): A dynamic tool for analytical geometry course. Journal of Technology and Science Education, 12(1), 112–120. https://doi.org/10.3926/jotse.1267
Kusumah, Y. S., & Sutisna, E. (2022). Pengembangan model pembelajaran berbasis GeoGebra Classroom untuk meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa. Jurnal Matematika Integratif, 18(1), 55–70.
Llorente-Cejudo, M. C., Cabero-Almenara, J., & Barroso-Osuna, J. (2019). Attitudes and self-regulated learning using GeoGebra in higher education students. Education Sciences, 9(4), 278. https://doi.org/10.3390/educsci9040278
Maharani, H. R., Sukestiyarno, Y. L., & Waluya, B. (2023). Self-efficacy matematis dan motivasi belajar mahasiswa pada pembelajaran kalkulus berbantuan GeoGebra dengan pendekatan RME. Unnes Journal of Mathematics Education Research, 12(1), 88–102.
Moher, D., Liberati, A., Tetzlaff, J., & Altman, D. G. (2009). Preferred reporting items for systematic reviews and meta-analyses: The PRISMA statement. PLoS Medicine, 6(7), e1000097. https://doi.org/10.1371/journal.pmed.1000097
Nasrulloh, M. F., Pratiwi, D. D., & Anwar, C. (2023). Pengembangan e-module statistika berbantuan GeoGebra untuk meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa. Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika, 14(2), 312–326.
Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., et al. (2021). The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. BMJ, 372, n71. https://doi.org/10.1136/bmj.n71
Pintrich, P. R. (2000). The role of goal orientation in self-regulated learning. In M. Boekaerts et al. (Eds.), Handbook of self-regulation (pp. 451–502). Academic Press.
Putri, R. I. I., Zulkardi, & Riscanita, T. A. (2024). Blended learning berbantuan GeoGebra untuk meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa pada mata kuliah Persamaan Diferensial. Jurnal Didaktik Matematika, 11(1), 78–94.
Rahmi, S., & Arnawa, I. M. (2020). Kemandirian belajar mahasiswa pada pembelajaran aljabar linier berbantuan GeoGebra dengan pendekatan PBL. Jurnal Edukasi dan Sains Matematika, 6(2), 97–112.
Sari, D. P., Dewi, I., & Siregar, H. (2023). Pengembangan modul kalkulus integral berbantuan GeoGebra berbasis PBL. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 12(1), 145–158.
Seftiana, G., Lestari, N., Isnawan, M. G., & Rusmayadi, M. (2024). Utilization of GeoGebra software in mathematics learning: A literature systematic review. Polyhedron International Journal in Mathematics Education, 2(1), 38–45. https://doi.org/10.59965/pijme.v2i1.95
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039
Weinhandl, R., Lavicza, Z., Hohenwarter, M., & Schallert, S. (2020). Enhancing flipped mathematics education by utilising GeoGebra. International Journal of Education in Mathematics, Science and Technology, 8(1), 1.
Wulandari, N. P., & Prahmana, R. C. I. (2025). Inquiry-based learning berbantuan GeoGebra Classroom: Dampaknya terhadap kemandirian belajar dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 12(1), 1–18.
Yildiz, A. (2019). Effect of GeoGebra activities on the academic achievement and self-efficacy of the university students. International Journal of Instruction, 12(4), 1–18.
Zimmerman, B. J. (1989). A social cognitive view of self-regulated academic learning. Journal of Educational Psychology, 81(3), 329–339.
Zimmerman, B. J. (2000). Attaining self-regulation: A social cognitive perspective. In M. Boekaerts et al. (Eds.), Handbook of self-regulation (pp. 13–39). Academic Press.
| Keywords | : |
Kata Kunci:
Kemandirian Belajar, GeoGebra, Perguruan Tinggi, Systematic Literature Review, Teknologi Pembelajaran Matematika
|
| Galleys | : | |
| Diterbitkan | : |
2026-07-29
|
| Terbitan | : |
Hak Cipta (c) 2026 PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

.png)