Pengaruh Intervensi Stimulasi Psikososial berbasis Permainan Tradisional terhadap Capaian Pertumbuhan Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.52060/snkp.2026.4474Abstrak
Stimulasi psikososial yang dilakukan ibu kepada anak usia dinidapat dilakukan dengan berbagai Teknik. Memadukan permainan tradisional berupa Yoga kids dan permainan tradisonal engklek menjadi alternatif untuk memacu pertumbuhan Linear anak usia dini. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan ibu dan stimulasi psikosoaial yoga kids dan Engklek terhadap pertumbuhan linear anak prasekolah. Jenis penelitian kuasi eksperimental, dilaksanakan pada 3 PAUD dikabupaten Kendal. Penelitian dilaksanakan pada bulan September sampai dengan November 2025. Populasi pada penelitian ini seluruh anak PAUD yang berusia 3 sampai 4 tahun berjumlah 100 anak pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling pemilihan sampel melalui random simple sampling total sampel 80 orang. Variabel independent meliputi pengetahuan ibu, stimulasi yoga kids, stimulasi engklek variabel dependen : pertumbuhan linear anak paud dengan mengukur Tinggi badan. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data adalah kuesioner yang dibagikan ke pada ibu anak paud sebelum dan setelah diberikan penkes, pelatihan yoga kids dan engklek. Data primer berupa hasil kuesioner dan pengukuran tinggi badan, Analisa data dilakukan secara univariat presentase pengetauan ibu, yoga kids, engklek dan tinggi badan anak paud Analisa bivariat menggunakan Chi quare untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan tinggi badan anak, stimulasi psiososal yoga kids dan engklek terhadap pertumbuhan anak paud. Pengetahuan ibu tidak berhubungan signifikan dengan pertambahan tinggi badan anak (OR= 0.86; CI95%= 0.35 hingga 2.11; p= 0.745). Namun, jenis stimulasi memiliki hubungan yang signifikan secara statistik (OR= 6.23; CI95%= 2.38 hingga 16.32; p= 0.001). Stimulasi permainan tradisional Engklek menunjukkan proporsi efektivitas lebih tinggi (73,6%) dibandingkan Yoga Kids (30,9%). Penelitian ini membuktikan bahwa stimulasi psikososial melalui permainan tradisional Engklek dan yoga kids memiliki kontribusi yang lebih besar dalam memacu pertumbuhan fisik anak daripada faktor pengetahuan ibu saja. Implikasi Kebijakan: Konsekuensi dari temuan ini menunjukkan perlunya pergeseran fokus pada kebijakan program kesehatan dan edukasi anak usia dini. Pemangku kebijakan di bidang pendidikan dan kesehatan dasar perlu mereformulasi panduan intervensi tumbuh kembang anak dari yang semula didominasi oleh penyuluhan teori keibuan (kognitif) menjadi kebijakan yang memandatkan penyediaan ruang aktivitas fisik serta pengarusutamaan kembali permainan tradisional berbasis komunitas sebagai bagian dari intervensi formal tumbuh kembang anak. Disarankan bagi pendidik dan orang tua untuk mengoptimal penggunaan alat permainan edukatif yang melibatkan aktivitas fisik untuk mendukung pertumbuhan
Referensi
Adriani, M., & Kartika, V. (2021). Pola asuh dan stimulasi psikososial terhadap pertumbuhan linier anak usia dini di daerah pesisir. Jurnal Gizi dan Pangan, 16(2), 89-98.
Beets, M. W., Okely, A., & Weaver, R. G. (2020). The impact of physical activity on bone mineral density and linear growth in preschool children. Journal of Pediatrics and Child Health, 56(4), 512-520.
Chen, W., & Hammond-Bennett, A. (2018). The role of school-based physical activity in bone development. International Journal of Environmental Research and Public Health, 15(7), 1345-1352.
Darmawan, A., & Kusuma, W. (2022). Efektivitas permainan tradisional engklek dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 112-121.
Fathoni, M., & Sari, D. (2019). Hubungan pengetahuan ibu tentang gizi dengan kejadian stunting pada balita. Jurnal Keperawatan dan Kebidanan, 11(1), 34-42.
Gao, Z., & Pope, Z. (2017). Physical activity and bone health in children and adolescents. Journal of Sport and Health Science, 6(2), 150-153.
Haryanti, S., & Widodo, P. (2023). Integrasi permainan tradisional dalam kurikulum PAUD untuk stimulasi fisik-motorik. Jurnal Observasi, 5(2), 201-210.
Januarto, O. B. (2021). Pengaruh aktivitas melompat terhadap kepadatan tulang dan pertumbuhan tinggi badan. Jurnal Sport Science, 11(3), 145-154.
Kemenkes RI. (2024). Pedalaan Standar Antropometri Anak di Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kristiyanto, A. (2018). Pendidikan Jasmani dan Stimulasi Pertumbuhan Anak. Surakarta: UNS Press.
Loomba-Albrecht, L. A., & Styne, D. M. (2016). Effect of exercise on growth and puberty. Child and Adolescent Psychiatric Clinics, 25(2), 323-333.
Nurhasanah, S. (2019). Yoga kids: Strategi meningkatkan konsentrasi dan fleksibilitas anak prasekolah. Jurnal PAUD Agapedia, 3(1), 12-25.
Pramudita, D., & Utami, R. (2022). Hubungan stimulasi psikososial dengan perkembangan motorik pada anak stunting. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(4), 456-464.
Rahayu, S. (2020). Permainan tradisional engklek sebagai sarana stimulasi tumbuh kembang anak. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 5(3), 289-300.
Salsabila, N., & Zubaidah, S. (2023). Perbedaan pengaruh yoga dan permainan aktif terhadap kebugaran fisik anak. Jurnal Fisioterapi Indonesia, 3(2), 77-85.
Smith, J. J., & Eather, N. (2019). High-impact physical activity and its effect on the epiphyseal plate in growing children. Sports Medicine, 49(11), 1675-1688.
Tan, V. P., & Macdonald, H. M. (2017). Influence of physical activity on bone strength in children and adolescents. Current Opinion in Endocrinology, Diabetes and Obesity, 24(6), 420-427.
Wahyuni, T., & Fitriani, A. (2021). Analisis pola asuh ibu dan pengetahuan gizi terhadap status stunting. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 12(1), 55-67.
White, K., & Burgess, A. (2020). Psychosocial stimulation and physical growth: A systematic review. Global Health Action, 13(1), 1782045.
Yuliani, I. (2022). Manfaat aktivitas motorik kasar dalam menstimulasi pertumbuhan linier anak usia dini. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 11(2), 130-140.
| Keywords | : |
Kata Kunci:
Permainan Tradisional, Pertumbuhan, Stimulasi Psikososial
|
| Galleys | : | |
| Diterbitkan | : |
2026-07-29
|
| Terbitan | : |
Hak Cipta (c) 2026 PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

.png)