Pengaruh Media Buku Cerita Bergambar dalam Meningkatkan Karakter Toleransi Siswa Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.52060/snkp.v4i1.4476Abstract
Pendidikan karakter toleransi di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, terutama dalam penggunaan media pembelajaran yang kurang kontekstual dan menarik bagi siswa. Pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah menyebabkan siswa kurang memahami nilai toleransi secara konkret. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan buku cerita bergambar berbasis multikultural dalam meningkatkan karakter toleransi siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di SDN Joglo 05 Jakarta pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Subjek penelitian terdiri atas 1 guru kelas III dan 30 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket sederhana. Instrumen penelitian berupa pedoman observasi, pedoman wawancara, dan lembar angket. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran toleransi masih didominasi metode ceramah dan penggunaan buku teks sehingga siswa kurang terlibat aktif dalam pembelajaran. Hanya 5 dari 30 siswa yang menyukai pembelajaran Pendidikan Pancasila menggunakan buku teks dan metode ceramah, sedangkan sekitar 40% siswa memperoleh nilai di bawah standar pada materi toleransi dan keberagaman. Sebagian besar siswa lebih tertarik pada media pembelajaran berbasis gambar dan cerita karena dianggap lebih menarik, mudah dipahami, dan kontekstual dengan kehidupan sehari-hari. Guru juga membutuhkan media pembelajaran yang mampu merepresentasikan keberagaman sosial dan budaya secara lebih nyata. Pengembangan buku cerita bergambar berbasis multikultural diperlukan untuk mendukung pembelajaran karakter toleransi di sekolah dasar. Media pembelajaran yang mengintegrasikan unsur visual, narasi, dan representasi keberagaman kontekstual dapat membantu meningkatkan keterlibatan siswa dan pemahaman nilai toleransi secara lebih bermakna dalam kehidupan sehari-hari.
References
Anggraini, F. S. (2023). Penguatan karakter toleran melalui pendekatan learning of empathy (studi kasus di MTsN 6 Jombang). Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 6(4), 259–273. https://doi.org/10.31538/almada.v6i4.4477
Arizpe, E., & Styles, M. (2015). Children reading picturebooks: Interpreting visual texts. Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315762902
Astari, N. M. D. A., Lasmawan, I. W., & Ardana, I. M. (2023). Pengembangan buku cerita bergambar berbasis kearifan lokal untuk menanamkan nilai profil pelajar Pancasila. Jurnal Pendidikan, 7(2), 112–120.
Banks, J. A. (2015). Cultural diversity and education. Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315622251
Fauziddin, M., & Mufarizuddin. (2022). Pengaruh penggunaan buku cerita bergambar terhadap perkembangan karakter anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 2890–2901. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2060
Gay, G. (2018). Culturally responsive teaching: Theory, research, and practice. Teachers College Press.
Indriyani, I., Sudiana, I., & Kristian, K. (2023). Pengembangan buku cerita bergambar berbasis budaya untuk meningkatkan karakter siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 8(1), 45–53.
Khofifah, D., Naqiyyah, J., Wibowo, B. Y., & Handoyo, A. W. (2024). Development of picture storybook as a medium for character education for elementary school students. JKIP: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, 5(1), 66–74.
Mahardika, K., Syaodih, E., & Djoehaeni, H. (2025). Media digital dalam pembelajaran multikultural di sekolah.
Aulad: Journal on Early Childhood, 8(2), 998–1006. https://doi.org/10.31004/aulad.v8i2.1202
Mutiara, A., Wagiran, W., & Pristiwati, R. (2022). Pengembangan buku pengayaan elektronik cerita fabel bermuatan profil pelajar Pancasila. Jurnal Basicedu, 6(2), 2419–2429. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i2.2455
Nabila, A., Habibah, N., Humaira, N. N., Mutmainah, S., & Pratiwi, D. A. (2025). Tantangan implementasi kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Jurnal Penelitian Multidisiplin, 3(2), 542–550. https://doi.org/10.60126/maras.v3i2.898
Nikolajeva, M., & Scott, C. (2013). How picturebooks work. Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315882587 Nuraeni, R., Sutisnawati, A., & Nurmeta, I. K. (2023). Pengembangan buku cerita digital sebagai media literasi di
sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 133–142.
Pantaleo, S. (2017). Critical thinking and picturebooks. Children’s Literature in Education, 48(2), 115–127. https://doi.org/10.1007/s10583-016-9291-5
Rahman, A., Sasmita, L., Adella, A., & Fikrin, F. (2025). Pengembangan buku bergambar toleransi untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 4(10), 2559–2568. https://doi.org/10.55681/sentri.v4i10.4805
Sugiyono. (2019). Metode penelitian dan pengembangan (Research and Development). Alfabeta.
Suruambo, J. (2025). Implementasi e-book interaktif sebagai media pembelajaran di sekolah dasar. Tarunateach: Journal of Elementary School, 3(2), 93–104. https://doi.org/10.54298/tarunateach.v3i2.646
Utami, D., & Nugroho, A. (2022). Penggunaan cerita bergambar dalam meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia dini. Aulad: Journal on Early Childhood, 5(2), 145–154.
Wulandari, R., & Setiawan, D. (2023). Implementasi pendidikan multikultural dalam pembelajaran anak usia dini.
Aulad: Journal on Early Childhood, 6(3), 210–220.
| Keywords | : |
Keywords:
bergambar, buku cerita karakter toleransi, multikultural, sekolah dasar
|
| Galleys | : | |
| Published | : |
2026-07-29
|
| Issue | : |
Copyright (c) 2026 PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

.png)