PERBANDINGAN ALGORITMA NAIVE BAYES DAN K-NEAREST NEIGHBOR UNTUK KLASIFIKASI RISIKO PENYAKIT GINJAL KRONIS PADA DATASET CHRONIC KIDNEY DISEASE
Abstrak
Penyakit Ginjal Kronis (CKD) merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi meningkat yang mengakibatkan penurunan fungsi ginjal permanen, sehingga deteksi dini sangat krusial untuk diagnosis serta pengambilan keputusan medis. Penelitian ini bertujuan membandingkan performa algoritma Naïve Bayes dan K-Nearest Neighbor (K-NN) dalam mengklasifikasikan risiko CKD. Metodologi penelitian mengadopsi kerangka kerja CRISP-DM, mulai dari “business understanding” hingga “deployment”. Penelitian ini memanfaatkan dataset berjumlah 796 data pasien dengan 11 atribut (10 variabel independen dan 1 variabel dependen). Tahap “preprocessing” mencakup pembersihan data, transformasi data kategorikal ke numerik, normalisasi, serta pembagian data “training” dan “testing”. Evaluasi model diukur menggunakan “confusion matrix”, akurasi, “precision”, “recall”, dan “F1-score”. Hasil pengujian membuktikan bahwa algoritma Naïve Bayes menunjukkan performa unggul dengan akurasi 99,38%, “precision” 98,77%, “recall” 100%, serta “F1-score” 99,38%. Sebaliknya, algoritma K-NN mencatatkan akurasi 98,75%, “precision” 97,56%, “recall” 100%, dan “F1-score” 98,77%. Dengan tingkat kesalahan klasifikasi lebih rendah, Naïve Bayes terbukti lebih optimal dan konsisten. Hasil riset ini diharapkan menjadi referensi berharga bagi pengembangan sistem pendukung keputusan deteksi dini CKD.
Referensi
[1] M. Rani, I. B. P. Pramana, and A. A. G. Oka, “Studi Meta-analisis Hipertensi dan Diabetes Melitus Sebagai Faktor Risiko Penyakit Ginjal Kronis di Indonesia,” E-Jurnal Med. Udayana, vol. 11, no. 9, p. 49, 2022, doi: 10.24843/mu.2022.v11.i9.p10.
[2] A. Rohman and M. Rochcham, “Komparasi Metode Klasifikasi Data Mining Untuk Prediksi Kelulusan Mahasiswa,” Neo Tek., vol. 5, no. 1, pp. 34–40, 2019, doi: 10.37760/neoteknika.v5i1.1379.
[3] S. C. Dewi, C. E. Putra, and A. G. Nugraheni, “Implementasi Metode K-Nearest Neighbors (KNN) dan Naive Bayes untuk Klasifikasi Penyakit Jantung,” Technol. Informatics Insight J., vol. 3, no. 2, pp. 76–94, 2024, doi: 10.32639/p5e7b161.
[4] Hasran, “Klasifikasi Penyakit Jantung Menggunakan Metode K-Nearest Neighbor,” Indones. J. Data Sci., vol. 1, no. 1, pp. 6–10, 2020, [Online]. Available: http://bit.ly/datasetcardio.
[5] I. Ikko et al., “PENYAKIT GINJAL KRONIS Imaniar Ikko Mulya Rizky , Wika Fitriana Purwaningtyas , Mega Rahmawati : Anlisis Komparatif Algo- ritma Klasifikasi Untuk Prediksi Dini Penyakit Ginjal Kronis PENDAHULUAN Penyakit ginjal kronis ( PGK ) adalah penyakit kronis yang m,” vol. 9, no. 2, pp. 89–95, 2025.
[6] P. C. Ncr et al., “Step-by-step data mining guide,” SPSS inc, vol. 78, pp. 1–78, 2000, [Online]. Available: http://www.crisp-dm.org/CRISPWP-0800.pdf
[7] N. P. Nugraha, R. Azim, S. Z. Daffa, and P. S. Ningayu, “Perbandingan Akurasi Metode Naïve Bayes dan Metode KNN untuk Memprediksi Gagal Ginjal Kronis,” J. Rekayasa Elektro Sriwij., vol. 5, no. 1, pp. 1–10, 2023, doi: 10.36706/jres.v5i1.63.
[8] A. Muzakir, A. Desiani, and A. Amran, “Klasifikasi Penyakit Kanker Prostat Menggunakan Algoritma Naïve Bayes dan K-Nearest Neighbor,” Komputika J. Sist. Komput., vol. 12, no. 1, pp. 73–79, 2023, doi: 10.34010/komputika.v12i1.9629.
[9] W. D. Prasetya and B. Sujatmiko, “Rancang Bangun Aplikasi dengan Perbandingan Metode K-Nearest Neighbor (KNN) dan Naive Bayes dalam Klasifikasi Penderita Penyakit Diabetes,” J. Informatics Comput. Sci., vol. 3,
| Keywords | : |
Kata Kunci:
Naive Bayes, K-Nearest Neighbor, Chronic Kidney Disease, Klasifikasi, Data Mining
|
| Galleys | : | |
| Diterbitkan | : |
2026-07-31
|
| Terbitan | : |
