IMPLEMENTASI DAN PERBANDINGAN ALGORITMA KNN DAN NAIVE BAYES PADA ANALISIS SENTIMEN KOMENTAR YOUTUBE ISU PENGUNDURAN KETUA PBNU
Abstract
Perkembangan media sosial menjadikan platform digital sebagai ruang publik utama untuk menyampaikan opini, termasuk mengenai isu strategis keagamaan dan organisasi seperti pengunduran Ketua Umum PBNU yang memicu beragam reaksi di kolom komentar YouTube. Besarnya volume komentar yang tidak terstruktur membuat analisis sentimen manual menjadi tidak efektif, sehingga dibutuhkan pendekatan komputasi berbasis “Machine Learning”. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan serta membandingkan performa algoritma K-Nearest Neighbor (KNN) dan Naive Bayes dalam mengklasifikasikan sentimen warganet. Menggunakan pendekatan kuantitatif berkerangka “Knowledge Discovery in Database” (KDD), data dikumpulkan melalui teknik “web scraping” pada video YouTube terkait. Tahapan “Preprocessing” mencakup “Case Folding”, “Cleaning”, “Tokenizing”, “Stopword Removal”, dan “Stemming”, yang dilanjutkan dengan pembobotan “TF-IDF”. Evaluasi model dilakukan menggunakan “Confusion Matrix” berdasarkan metrik akurasi, “Precision”, “Recall”, serta “F1-score”. Hasil riset ini diharapkan mampu mengidentifikasi algoritma dengan performa optimal, sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan analisis opini publik berbasis media sosial pada ranah isu keagamaan dan keorganisasian.
References
[1] A. Faujiyanto dan B. Ibrahim, “Dengan Masyarakat Daerah Transmigrasi di Kabupaten Kuantan Singingi (1981-2019),” Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya, 2021.
[2] L. A. Triono, “Ketua Umum PBNU, Wewenang dan Tugasnya,” NU Online, 2021.
[3] NU Online, “Susunan Lengkap Kepengurusan PBNU 2022-2027,” NU Online, 2022.
[4] NU Online, “Ketum PBNU Harap Konsolidasi Global bagi Kemanusiaan Dapat Terwujud,” NU Online, 2025.
[5] P. Studi, T. Informatika, F. I. Komputer, U. M. Riau, D. Mualfah, R. Gunawan, dan D. M. Suratno, “Analisis Sentimen Komentar YouTube TvOne Tentang Ustadz Abdul Somad Dideportasi Dari Singapura Menggunakan Algoritma SVM,” vol. 13, no. 1, pp. 72–80, 2023.
[6] B. A. B. Iii dan A. M. Penelitian, “Metodologi Penelitian,” 2010.
[7] T. K. Amarya, R. Firliana, dan A. Ristyawan, “Aplikasi Deteksi Dini Penyakit Stroke Menggunakan Streamlit,” vol. 9, pp. 453–462, 2025.
[8] F. Zafira, B. Irawan, dan A. Bahtiar, “Penerapan Data Mining untuk Estimasi Stok Barang dengan Metode K-Means Clustering,” vol. 8, no. 1, pp. 156–161, 2024.
[9] A. P. Candra, “Analisis Data Menggunakan Python: Memperkenalkan Pandas dan NumPy,” vol. 3, no. 1, pp. 11–16, 2025.
[10] P. A. Permatasari dan L. Jasa, “Survei Tentang Analisis Sentimen Pada Media Sosial,” vol. 20, no. 2, 2021.
[11] A. Vira dan E. Reynata, “Penerapan YouTube sebagai Media Baru dalam Komunikasi,” 2003.
[12] A. Himawan dan C. A. Sugianto, “Perbandingan Algoritma Naive Bayes dan K-Nearest Neighbor (KNN) pada Video YouTube Mengenai Global Warming,” vol. 2, pp. 98–104, 2024.
[13] I. H. Kusuma dan N. Cahyono, “Analisis Sentimen Masyarakat terhadap Penggunaan E-Commerce Menggunakan Algoritma K-Nearest Neighbor,” vol. 8, no. 3, pp. 302–307, 2023.
[14] D. Pratmanto, A. Widayanto, Y. M. Kristania, dan R. Wijianto, “Analisis Perbandingan Algoritma Naive Bayes dan KNN untuk Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Aplikasi Vidio di Google Play Store,” vol. 4, no. 2, pp. 119–124, 2024.
[15] D. Darwis, N. Siskawati, dan Z. Abidin, “Penerapan Algoritma Naive Bayes untuk Analisis Sentimen Review Data Twitter BMKG Nasional,” vol. 15, no. 1, pp. 131–145, t.t.
[16] H. Aprilianti, H. Mustofa, K. Umam, dan M. R. Handayani, “Comparative Study of SVM, KNN, and Naive Bayes for Sentiment Analysis of Religious Application Reviews,” vol. 9, no. 3, pp. 920–927, 2025.
[17] A. Safira, F. N. Hasan, K. J. Timur, dan N. B. Classifier, “Paylater Menggunakan Metode Naive Bayes,” vol. 5, no. 1, pp. 59–70, 1978.
| Keywords | : |
Keywords:
Analisis Sentimen, K-Nearest Neighbor, Naive Bayes, YouTube, Machine Learning
|
| Galleys | : | |
| Published | : |
2026-07-31
|
| Issue | : |
