Perbandingan Klasifikasi Daun Cabai dengan Metode CNN dan SVM Untuk Deteksi Penyakit

Penulis

Afifah Agustin ( Universitas Muhammadiyah Lamongan )

Mufti Ari Bianto ( Universitas Muhammadiyah Lamongan )

Hery Ardiansyah ( Universitas Muhammadiyah Lamongan )

DOI:

https://doi.org/10.52060/juptik.v4i1.4403

Abstrak

Tanaman cabai (Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi, namun produktivitasnya masih sering mengalami penurunan akibat serangan penyakit yang disebabkan oleh bakteri, jamur, dan virus. Proses identifikasi penyakit secara konvensional membutuhkan waktu serta keahlian khusus, sehingga diperlukan suatu sistem deteksi yang mampu memberikan hasil secara cepat dan akurat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem klasifikasi penyakit daun cabai sekaligus membandingkan kinerja metode Convolutional Neural Network (CNN) dan Support Vector Machine (SVM). Dataset yang digunakan berjumlah 2.000 citra yang terbagi ke dalam lima kelas, yaitu bakteri, jamur, virus, sehat, dan non-daun. Tahap prapemrosesan meliputi perubahan ukuran citra menjadi 160×160 piksel, normalisasi, augmentasi, pelabelan, serta pembagian data menjadi data latih, validasi, dan data uji. Pada metode SVM, proses klasifikasi diawali dengan ekstraksi fitur menggunakan Histogram of Oriented Gradients (HOG) dan Color Histogram, sedangkan CNN melakukan ekstraksi fitur secara otomatis melalui lapisan konvolusi. Sistem kemudian diimplementasikan dalam bentuk website berbasis Flask. Hasil menunjukkan bahwa metode CNN memiliki kinerja yang lebih baik dari pada metode SVM berdasarkan parameter accuracy, precision, recall, dan F-1 Score, Dengan hasil akurasi CNN 85% dan SVM 78%. Selain itu, sistem mampu membedakan citra daun cabai dan non-daun secara baik sehingga dapat dimanfaatkan sebagai media dalam deteksi penyakit daun cabai.

Referensi

[1] P. Di et al., “Identifikasi Hama Tanaman Cabai Merah Dan Teknis Pengendaliannya Di Kelompok Tani Sari Mulyo Desa Sukasari Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu,” Agrica Ekstensia, vol. 16, no. 1, 2022, doi: 10.55127/ae.v16i1.109.

[2] S. F. Nazila, Y. Arman, D. Wahyuni, N. Nurhasanah, and Y. S. Putra, “Deteksi Dini Serangan Hama Penyakit pada Cabai Rawit Menggunakan Metode Image Recognition,” J. Tek. Inform. dan Sist. Inf., vol. 9, no. 2, pp. 232–241, 2023, doi: 10.28932/jutisi.v9i2.6342.

[3] A. Zahara, “Analisis Produk Dan Produktifitas Cabai,” Sosio Agribisnis, vol. 22, no. 1, pp. 18–29, 2021. https://doi.org/10.30742/jisa21120211345

[4] N. Wakhidah, “Keanekaragaman jamur patogen dan gejala yang ditimbulkan pada tanaman cabai merah (,” vol. 17, no. 2, pp. 63–68, 2021.

[5] H. B. 1 Nur Wakhidah , Kasrina, “KEANEKARAGAMAN JAMUR PATOGEN DAN GEJALA YANG DITIMBULKAN PADA TANAMAN CABAI MERAH (Capsicum annuum L.) DI DATARAN RENDAH,” vol. 17, no. 2, pp. 63–68, 2021.

[6] A. Subedi, G. V. Minsavage, J. B. Jones, E. M. Goss, and P. D. Roberts, “Exploring Diversity of Bacterial Spot Associated Xanthomonas Population of Pepper in Southwest Florida,” Plant Dis., vol. 107, no. 10, pp. 2978–2985, 2023, doi: 10.1094/PDIS-10-22-2484-RE.

[7] A. Qurrata, B. N. Fitriani, D. M. Fardhani, and I. A. Nugraheni, “Analisis insidensi virus gemini pada tanaman cabai ( Capsicum frutescens ) Analysis of the incidence of gemini virus in chili plants ( Capsicum frutescens ),” vol. 3, pp. 823–829, 2025.

[8] N. Putri Arafa, S. Rahma Basri, R. Ratnasari, and R. Adi Saputra, “Klasifikasi Penyakit Pada Daun Tanaman Cabai Dengan Pendekatan Artificial Neural Network (Ann),” JATI (Jurnal Mhs. Tek. Inform., vol. 8, no. 6, pp. 12865–12871, 2024, doi: 10.36040/jati.v8i6.12140.

[9] R. Rosalina and A. Wijaya, “Pendeteksian Penyakit pada Daun Cabai dengan Menggunakan Metode Deep Learning,” J. Tek. Inform. dan Sist. Inf., vol. 6, no. 3, pp. 452–461, 2020, doi: 10.28932/jutisi.v6i3.2857.

[10] S. N. Nugraha, R. Pebrianto, and E. Fitri, “Penerapan Deep Learning Pada Klasifikasi Tanaman Paprika Berdasarkan Citra Daun Menggunakan Metode CNN,” Inf. Syst. Educ. Prof. J. Inf. Syst., vol. 8, no. 2, p. 15, 2023, doi: 10.51211/isbi.v8i2.2671.

[11] P. A. Ilahi, R. Toyib, Y. Reswan, and A. Sonita, “Kematangan Serta Mengukur Kandungan Vitamin C Jeruk Gerga Menggunakan Citra Digital,” JATI (Jurnal Mhs. Tek. Inform., vol. 9, no. 3, pp. 5007–5013, 2025.

[12] S. Nana Apriani, “ANALISIS EKSTRAKSI CITRA GLCM DAN WAVELET UNTUK KLASIFIKASI PENYAKIT CABAI DENGAN METODE SVM,” J. Inform. Teknol. dan Sains, vol. Vol. 7; No, pp. 895–903, 2025.

[13] H. Ardiansyah, B. P. Ramadhan, M. A. Bianto, B. D. Saputra, and A. Widodo, “Decision Support System for Prioritizing Road Repairs With Simple Additive Weighting Method,” Indones. J. Eng. Sci. Technol., vol. 2, no. 1, pp. 1–11, 2025, doi: 10.38040/ijenset.v2i1.1040.

[14] S. Farisi, “Sistem pakar deteksi penyakit cabai berbasis web menggunakan,” J. Multidisiplin Saintek, no. 5, 2024.

[15] M. N. Ihsan, A. Yudhana, and R. Umar, “Implementasi Perangkat Lunak Penjaminan Mutu Menggunakan Metode Rapid Application Development ( RAD ),” Techno (Jurnal Fak. Tek. Univ. Muhammadiyah Purwokerto), vol. 23, no. 2, p. 69, 2022, doi: 10.30595/techno.v23i2.10427.

[16] T. Wahyudi and H. Faqih, “Pengembangan Sistem Informasi Presensi Menggunakan Metode Waterfall,” vol. 7, no. 2, pp. 120–129, 2021.

[17] M. Zen, C. Rizal, and M. Eka, “Perancangan Sistem Informasi Desa Tomuan Holbung Menggunakan Metode Waterfall,” vol. 9, no. 2, pp. 274–280, 2022, doi: 10.30865/jurikom.v9i2.3986.

[18] A. Zalvadila, “Klasifikasi Penyakit Tanaman Bawang Merah Menggunakan Metode SVM dan CNN,” J. Inform. J. Pengemb. IT, vol. 8, no. 3, pp. 255–260, 2023, doi: 10.30591/jpit.v8i3.5341.

[19] M. J. Nur, “Identifikasi Penyakit Secara Morfologi pada Tanaman Cabai Rawit (Capsicum Frustescens L),” J. Agric. Rev., vol. 4, no. 1, pp. 19–26, 2025, doi: 10.37195/arview.v4i1.1315.

[20] A. R. R. Darmawati, Purnawansyah, Herdianti Darwis, and Lutfi Budi Ilmawan, “Klasifikasi Citra Digital Daun Herbal Menggunakan Support Vector Machine dan Convolutional Neural Network dengan Fitur Fourier Descriptor,” CSRID (Computer Sci. Res. Its Dev. Journal), vol. 16, no. 1, pp. 01–12, Feb. 2024, doi: 10.22303/csrid-.16.1.2024.01-12.


Keywords  :  
Kata Kunci: Chili Leaf, CNN, SVM, Image Classification, Disease Detection
Galleys  :  
Diterbitkan  :  
2026-06-01
Terbitan  :  

Cara Mengutip

Perbandingan Klasifikasi Daun Cabai dengan Metode CNN dan SVM Untuk Deteksi Penyakit. (2026). Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi Dan Komunikasi (JUPTIK), 4(1), 187-196. https://doi.org/10.52060/juptik.v4i1.4403