PENGUATAN KECERDASAN DIGITAL SEBAGAI FONDASI REMAJA KREATIF DAN KRITIS BERMEDIA SOSIAL
DOI:
https://doi.org/10.52060/jppm.v6i1.2838Abstrak
Kemajuan teknologi telah membawa remaja semakin dekat dengan media sosial. Namun, ketika paparan yang massif terhadap media sosial tanpa kecerdasan digital memadai, ini dapat menimbulkan berbagai permasalahan, seperti maraknya penyebaran hoaks, ujaran kebencian, propaganda, serta konten bermuatan radikalisme. Hal ini berpotensi memengaruhi cara berpikir dan perilaku remaja. Kondisi ini dialami oleh para remaja Desa Karangwuni, Kabupaten Sukoharjo, sebagai mitra kegiatan. Berdasarkan analisis situasi, ditemukan rendahnya literasi digital di kalangan remaja mengakibatkan kurangnya kesadaran berpikir kritis dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Program ini bertujuan untuk memperkuat kecerdasan digital sebagai fondasi bagi remaja agar mampu berpikir kreatif dan kritis dalam bermedia sosial. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup sosialisasi, diskusi kelompok terarah, serta pendampingan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menyaring informasi, menghindari dampak negatif media sosial, serta mengoptimalkan media digital untuk pengembangan diri. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep kecerdasan digital, etika bermedia sosial, serta strategi kritis dalam menghadapi informasi di dunia digital. Selain itu, implementasi dari pemahaman tersebut tercermin dalam perubahan sikap dan perilaku peserta dalam memanfaatkan media sosial secara lebih bertanggung jawab dan produktif. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan kecerdasan digital dapat menjadi faktor kunci dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya adaptif terhadap perkembangan teknologi, tetapi juga mampu menggunakan media sosial secara kreatif dan kritis.
Referensi
Anam, Khoirul. 2023. “Paling Rendah Di ASEAN, Tingkat Literasi Digital RI Cuma 62%.” CNBC Indonesia. Retrieved September 25, 2024 (https://www.cnbcindonesia.com/tech/20230214171553-37-413790/paling-rendah-di-asean-tingkat-literasi-digital-ri-cuma-62).
Anjarwati, Lutfi, Dini Restiyanti Pratiwi, and Dedy Richi Rizaldy. 2022. “Implementasi Literasi Digital Dalam Upaya Menguatkan Pendidikan Karakter Siswa.” Buletin Pengembangan Perangkat Pembelajaran 3(2). https://doi.org/10.23917/bppp.v4i2.19420
Dimock, M. 2019. Defning Generations: Where Millennials End and Generation Z Begins.
Fadilah, Nurul. 2019. “Tantangan Dan Penguatan Ideologi Pancasila Dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0.” Journal of Digital Education, Communication, and Arts (Deca) 2(02):66–78. https://doi.org/10.30871/deca.v2i02.1546
Haqqi, Halifa, and Soerya Soeparto. 2020. “Solo Cultural Festival as an Effort to Counter Cultural Hegemony.” International Journal of Innovative Research and Development 9(10).https://doi.org/10.24940/ijird/2020/v9/i10/OCT20056
Hidayat, Fadhil Pahlevi, Faizal Hamzah Lubis, Sigit Hardiyanto, Fauzan Rizky Ananda, and Ilhamullah Anfasa. 2022. “The Impact of Social Media Use on Adolescents.”https://doi.org/10.2991/978-2-494069-07-7_22
Irmania, Ester, Anita Trisiana, and Calista Salsabila. 2021. “Upaya Mengatasi Pengaruh Negatif Budaya Asing Terhadap Generasi Muda Di Indonesia.” Universitas Slamet Riyadi Surakarta 23(1):148–60.
Iryadi, Agus, Chika Afiana Adriani, Naira Salwa Qabila Pertiwi, Ririn Rahmawati, and Zahgrina Dewi. 2023. “Pengaruh Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Remaja.” MUDABBIR Journal Reserch and Education Studies 3(2):50–54. https://doi.org/10.56832/mudabbir.v3i2.370
Kurniadi, Fajar. 2022. “Analisis Penyebaran Hoaks Di Kalangan Remaja.” Research and Development Journal of Education 8(2):718. https://doi.org/10.30998/rdje.v8i2.12742
Lestari, D. 2019. “Dinamika Politik Identitas Di Indonesia.” Jurnal Pendidikan Mandala 4(4):12–1. .https://doi.org/10.58258/jupe.v4i4.677
Putri, Riani Sanusi. 2022. “Pesan Erick Thohir Ke Generasi Z: Jangan Sampai Semua Dikuasai Produk Asing.” Tempo. Retrieved February 1, 2024 (https://bisnis.tempo.co/read/1591820/pesan-erick-thohir-ke-generasi-z-jangan-sampai-semua-dikuasai-produk-asing).
Sari, Yunita, and Dan Hendri Prasetya. 2022. “Literasi Media Digital Pada Remaja, Ditengah Pesatnya Perkembangan Media Sosial.” Jurnal Dinamika Ilmu Komunikasi 8(1):12–25.
Syahira Azima, Nishfa, Yayang Furi Furnamasari, and Dinie Anggraeni Dewi. 2021. “Pengaruh Masuknya Budaya Asing Terhadap Nasionalisme Bangsa Indonesia Di Era Globalisasi.” Jurnal Pendidikan Tambusai 5(3):7491–96.
Zubair, Ujala, Muhammad K. Khan, and Muna Albashari. 2023. “Link between Excessive Social Media Use and Psychiatric Disorders.” Annals of Medicine & Surgery 85(4):875–78. https://doi.org/10.1097/MS9.0000000000000112
| Keywords | : |
Kata Kunci:
kecerdasan digital, kreatif, berpikir kritis, Media Sosial, remaja
|
| Galleys | : | |
| Diterbitkan | : |
2025-03-07
|
| Terbitan | : |

.png)


33.png)



_SCCC.png)


